Kelinci yang baik hati struktur teks orientasi resolusi komplikasi koda dan kalimatnya

Diposting pada

Pertanyaan :


Kelinci yang baik hati struktur teks orientasi resolusi komplikasi koda dan kalimatnya

Jawaban :

Kelinci adalah seekor hewan yang sangat lucu dan mempunyai rambut yang halus dan sangat indah. Namun, kelinci yang ada di dalam kisah ini berbeda, karena ia mempunyai rambut yang kasar dan begitu kotor. Meskipun ia sering membersihkannya, namun rambut yang ia miliki sangat mudah kotor sehingga ia berbau.

Ia sangat menderita dan menjalani kehidupannya sendirian. Ia tinggal diseberang sungai dan terpisah dari kelompoknya karena tidak ada lagi yang mau menerimanya. Ketika ia lewat di dekat kelompoknya, tidak ada yang mendekatinya apalagi sekedar menyapa. Mereka bahkan mengejeknya dan melempar kotoran kepadanya. Namun ia tidak pernah marah dan tetap sabar dalam meghadapi segala cobaan tersebut. Ia yakin, suatu saat pasti kebaikan akan datang kepada dirinya.

Pada suatu hari, ada seorang kelinci yang merupakan seorang pengembara tampan. Pengembara tersebut sedang terluka karena perutnya tertusuk ranting pohon. Ia melihat pengembara tersebut dan segera menolong. Ia membawa pengembara tampan ke dalam rumahnya untuk diobati dengan pengobatan tradisional. Sang pengembara awalnya merasa jijik terhadapnya karena tubuhnya yang berbau dan bulunya yang kotor. Namun perasaan jijik tersebut hilang, dan sang pengembara merasa kagum terhadapnya dan sangat berterima kasih terhadap pengobatan yang ia berikan.

Sang kelinci merasa begitu gembira karena pengembara sudah sembuh berkat bantuannya. Ia kemudian ditanya oleh sang pengembara kondisinya, sang pengembara berkata “Maaf, kenapa rambutmu kasar dan kotor?” Ia menjawab, “Ini adalah penyakit yang aku miliki dan hingga saat ini aku belum menemukan obat yang tepat”. Sang kelinci kemudian diajak untuk ikut mengembara dan berkunjung ke sebuah kerajaan. Di kerajaan tersebut, ada seorang tabib yang mampu menyembuhkan segala penyakit. Ia setuju dan ikut dengan pengembara. Beberapa hari kemudian, mereka berhasil menemui tabib tersebut dan sang kelinci berhasil disembuhkan. Ternyata, setelah ia sembuh, ia menjadi sangat cantik dan membuat pengembara tersebut jatuh cinta. Mereka menikah dan hidup bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *