Alur metagenesis tanaman lumut dan paku

Diposting pada

Pertanyaan :


Alur metagenesis tanaman lumut dan paku

Jawaban :

Tahapan-tahapan dalam metagenesis tumbuhan paku

– Sporangium pada daun mengeluarkan spora (n) yang kemudian mengalami pematangan dengan mitosis menjadi protallus atau protalium (n)

– Protalium atau protallus (n) kemudian berkembang sehingga berkembang menjadi alat reproduksi seksual seperti anteridium yang menghasilkan spermatozoid (n) dan arkegonium yang menghasilkan sel telur (n). Terbentuknya protalium atau protallus menjadi awal fase gametofit dalam metagenesis tumbuhan paku.

– Sel telur (n) dan spermatozoid (n) bertemu dan membentuk zigot (2n)

– Zigot berkembang membentuk tumbuhan paku dewasa (2n). Pada tingkat ini fase sporofit dimulai kembali,

metagenesis lumut:

Dari Spora yang jatuh ditempat lembab – mengakhiri dormancy lalu berkecambah menjadi Protonema (bayi lumut) – Protonema tumbuh besar menjadi Tumbuhan lumut yang berdaun namun didaunnya tidak berspora , tumbuhan lumut setelah puber kemudian  menghasilkan gametangium -  gametangium menghasilkan sel kelamin , gametangium atau gonade itu berupa anteridium yang menghasilkan sperma dan archegonium yang menghasilkan ovum . Dengan kehidupan lumut yang higrofit maka sperma dari anteridium dengan bantuan air bisa meluncur secara khemotaksis kearah ovum yang ada di archegonium bersatu menjadi Zygote – Zygot tumbuh membelah terus secara mitosis menjadi besar dan tumbuh menggembung membentuk Sporogomnium – setelah matting. dan tua menghasilkan spora lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.